FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

Chronicles

15 October 2006 06:58 PM

Orang Kito di Gauleyfest 2006, 22-24 September 2006

Source: Bebek Air in USA

Salah satu keberuntungan selama perjalanan tugas di Amerika Serikat adalah kesempatan  menikmati keindahan alam di negara orang. Namun bagi saya khususnya, sebagai penggemar olahraga dan petualangan arus deras, saya pun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menikmati langsung sungai dan jeram di negara ini. Hal inilah yang membawa hobby berjalan-jalan dan rafting ke beberapa sungai dan kemudian mulai berkenalan dengan whitewater kayaking. Saya pun berkesempatan untuk datang dan mengikuti Gauleyfest di sungai Gauley, West Virginia yang diadakan pada tanggal 22-24 September 2006.

 

Sebagian temen berangkat sejak Kamis sore untuk berada di area festival sejak Jum’at. Namun karena pekerjaan dan lain hal, saya dan beberapa teman lainnya baru bisa berangkat Jum’at malam. Perjalanan ke Gauley sendiri memakan waktu 11 jam satu arah, sehingga kami baru sampai Sabtu pagi. Karena, bagi saya pribadi, harus memulai puasa Ramadhan pada hari Minggu, sehingga kesempatan saya untuk mengarungi sungai hanya hari Sabtu. Barangkali secara logis tidak seimbang lamanya perjalanan dibanding waktu di sana, mengingat hari Minggu akan memakan 11 jam lagi untuk pejalanan pulang. Namun karena sudah niat, dan selagi masih di sini, saya memutuskan untuk tetap pergi dan mengalami sendiri bagaimana Gauleyfest dan jeram-jeram sungai Gauley J

 

Gauleyfest, atau nama resminya Gauley River Festival, adalah festival penggemar olahraga dan petualangan arus deras yang kabarnya terbesar di Amerika Serikat. Gauleyfest ini diadakan oleh American Whitewater (www.americanwhitewater.org), yaitu organisasi non-profit yang mempunyai misi melestarikan sungai-sungai di AS dan mendukung kesempatan untuk menikmati sungai-sungai tersebut secara aman.

 

Sejarah Gauleyfest dimulai sejak tahun 1983 yang pada awalnya adalah perayaan keberhasilan para pendukung olahraga arus deras setelah memenangkan tuntutan penghentian proyek hydro-electric di area itu. Proyek ini, bila tetap dijalankan, akan mempengaruhi arus sungai Gauley sehingga bisa menghentikan aktivitas arus deras di dearah ini. Dalam perkembangannya hingga saat ini menjadi festival yang sangat besar dan populer hingga mencapai jumlah pengunjung sebesar 5.000 orang di tahun 2002. Menurut perkiraan saya sendiri, pengunjung pada tahun ini sekitar 4.000 orang, walaupun hujan turun terus menerus selama akhir pekan itu.

 

Fokus festival ini adalah untuk membawa para penggemar arus deras ke area tersebut untuk menikmati kegiatan outdoor dan arus deras sekaligus menghimpun dana dan keanggotaan bagi American Whitewater (AW). Festival ini dimeriahkan bukan saja oleh hiburan, makanan dan pertunjukan sekitar olahraga arus deras namun juga dengan kompetisi (Wavesport Open) dan penjualan peralatan olahraga arus deras. Bukan hanya peralatan yang baru, bursa penjualan peralatan bekas yang dibawa olah pengunjung festival ini pun tidak kalah meriahnya.

 

Di antara peserta festival terdapat pula beberapa nama selebritis di dunia arus deras, seperti Eric Jackson -- juara dunia freestyle kayaking-- beserta keluarganya dan team Jackson Kayak dan Anna Levesque, yang merupakan salah satu kayaker wanita terbaik di dunia saat ini.

 

 

Sungai Gauley

 

Sungai Gauley merupakan salah satu sungai yang cukup terkenal di dunia. Hal ini karena sungai tersebut memiliki karakteristik dan jeram-jeram tingkat dunia level IV-V dan juga sering menjadi tempat kejuaraan dunia rafting dan kayaking. Tim Indonesia sendiri (berdasarkan informasi dari Mas Budi Yakin – FAJI) pernah berlaga di kejuaraan dunia arung jeram di sungai Gauley pada tahun 2001.

 

Secara umum, section yang populer di sungai ini terbagi menjadi tiga, yaitu Upper Gauley, Middle Gauley dan Lower Gauley. Bagian yang paling menantang (dan pastinya seru!) adalah Upper Gauley. Di section ini banyak jeram-jeram kelas V yang continuous; jeram-jeram ini bukan saja dengan mudah menerbalikkan raft tapi juga memiliki beberapa holes besar yang bisa keep raft. Tapi tentu saja dengan guide dan operator professional di sungai itu hal-hal itu sebisa mungkin akan dapat dihindari.

 

Tapi sayangnya kita tidak bisa setiap saat menikmati jeram kelas V di sungai Gauley. Jeram-jeram kelas IV-V hanya bisa dinikmati pada saat dam release di hulu sungai Gauley. Dam release ini dimulai pada akhir pekan pertama bulan September selama enam minggu sampai pertengahan Oktober. Diluar jadwal release tersebut, sungai Gauley memiliki level III.

 

 

Harapan

 

Melihat festival semacam ini dari dekat dan bagaimana besar dan memasyarakatnya olahraga arus deras di negara ini membuat saya berharap supaya bisa sepopuler ini di Indonesia. Memang dari angka pengunjung (4.000an orang) tidak terlalu besar buat ukuran Indonesia. Tapi kalo diingat bahwa sebagian besar dari jumlah itu adalah pecinta dan penggemar olahraga arus deras (baik itu kayaking, canoeing, rafting, dsb.) maka jumlah ini jelas cukup besar. Lebih dari itu, sebagian besar dari mereka adalah orang-orang yang sangat antusias dan passionate terhadap olahraga ini. Sehingga walaupun perjalanan jauh dan hujan selama akhir pekan, ditambah sebagian area camping yang becek dan berlumpur, mereka tetap menikmati festival itu.

 

Secara potensi, jelas kita tidak kalah. Kita juga punya sungai kelas dunia seperti Asahan dan mungkin sungai-sungai lain yang belum terekspos. Sumber daya manusiapun juga tidak kalah (seperti kata Mas Budi terbukti dari bagaimana kita mendominasi kejuaraan Perahu Naga, dsb.). Yang kurang memang kesempatan karena olahraga ini memang relatif cukup mahal (dan khususnya kayaking belum cukup populer). Tapi mudah-mudahan sejalan dengan makin populer dan makin banyak participantnya, jadi lebih terjangkau dan aksesibel. Selain itu juga jadi makin asik dan makin seru! J

 

Maju terus arung jeram Indonesia! (Rafting, kayaking, canoeing, dsb....)

/ Bebek Air in USA - ajimunar@yahoo.com

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org